Headlines News :
Home » » Tata Tertib Berbicara

Tata Tertib Berbicara

Tata Tertib Berbicara
Percakapan merupakan unsur penting dalam hubungan sesama manusia, nilai suatu
percakapan akan mempengaruhi suasana dan kelanjutan dari suatu hubungan. Dalam
menciptakan suatu percakapan yang menyenangkan diperlukan seni tersendiri dan hal
inipun memerlukan etika tersendiri.
Cara dan kebiasaan seseorang berbicara dengan orang lain sering pula menjadi ukuran bagi orang lain tentang kepribadiannya.

Communication Field terdiri dari :
1.Facial Expression.
2.Body Position.
3.Good ( Clear ) Voice.

Sikap Pokok Yang Harus Dimiliki Pada Saat Berbicara
1. Mutual Respect (Saling Menghargai)
2. Speak Up (Berbicara Dengan Terang Dan Jelas)
3. Careful Listening (Mendengar Dengan Sungguh-Sungguh)
4. Communication Ability (Kemampuan Berkomunikasi)
5. Positive Thinking (Berpikir Positif)

Sikap pada waktu bicara hendaknya sopan:
1. Jangan sambil mengunyah permen karet
2. Jangan menggaruk-garuk badan atau kepala
3. Jangan bertolak pinggang atau tangan disaku
4. Jangan tetap duduk jika seseorang datang mengajak kita berbicara, sedangkan
orang itu tetap berdiri (tentu tergantung siapa orangnya).
5. Tataplah wajah lawan bicara kita
6. Janganlah berbicara dengan rokok dimulut
7. Bila sedang duduk dengan sikap yang santai sekali, dan seorang yang
lebih tua datang, duduk disebelah kita dan mengajak bicara, hendaknya sikap duduk
diperbaiki.
8. Jangan terus menerus bicara sehingga tidak memberi kesempatan
pada orang lain

Apabila berbicara dengan orang lain, yang harus diperhatikan ialah:
1. Volume suara, keras atau lembut disesuaikan dengan situasi
2. Kecepatan berbicara
3. Tinggi rendahnya nada suara, jangan cempreng atau melengking
4. Nada suara hendaknya mengandung keramahan
5. Pilihlah kata yang sopan

Dalam melakukan pembicaraan (conversation):
1. Jika baru berkenalan jangan membicarakan agama, politik atau hal-hal
yang sifatnya sangat pribadi
2. Jangan memonopoli pembicaraan
3. Bila ingin mengundurkan diri, carilah alasan yang dapat diterima
4. Jangan terlalu memperhatikan apa yang dikenakan oleh lawan bicara
kita
5. Ucapkanlah kata-kata dengan jelas dan terang, bila kita kurang
menangkap apa yang dikatakan oleh lawan bicara kita jangan menggunakan hata “ha” atau
“apa” melainkan gunakan maaf…..bisa diulang atau dibantu.

Cara dan gaya bahasa berbicara dengan baik antara lain:
1. Berbicara cukup perlahan tidak terlalu keras dan tidak terlalu lemah
2. Berbicara bersemangat
3. Berbicara ada tekanan tertentu
· Ada selingan antara tinggi rendah suara
· Ada tekanan-tekanan tinggi bagi pesan yang penting
· Menggunakan efek pembicaraan (berhenti sebentar)
4. Berbicara tidak hanya satu arah, tetapi kepelbagai arah kelompok khalayak
sesuai dengan situasi dan kondisi
5. Pergunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar


Seseorang menjadi pendengar yang efektif:
1. Berhentilah bicara karena seseorang tidak akan dapat mendengarkan
dengan baik pada waktu ia bicara
2. Timbulnya suasana yang memungkinkan orang yang berbicara
melakukannyadalam suasana bebas tanpa diliputi oleh rasa takut.
3. Tunjukkan kepada orang yang sedang bicara bahwa anda ingin
mendengarkan hal-hal yang ingin disampaikannya.
4. Tumbuhnya rasa empati
5. Bersikap sabar-jangan melakukan interupsi dalam bentuk apapun
6. Pendengar hendaknya jangan emosional
7. Pendengar sebaiknya mengajukan pertanyaan, misalnya untuk kejelasan yang sekaligus berarti ia adalaah seorang pendnegar yang betul-betul menaruh minat pada hal yang sedang dibicarakan

Dibawah ini diberikan beberapa butir petunjuk tentang tata krama berbicara:
(1) Berbicaralah selalu dengan sopan, baik kepada teman, pada dosen, dan terlebih lagi kepada orang tua kita sendiri. Walaupun dalam keadaan kesal dan penuh emosi, norma-norma kesopanan tetap bisa di pertahankan. Pilihlah kata-kata yang tepat dan menyenangkan.
(2) Dalam berkomunikasi dengan orang lain, topik pembicaraan, tidak hanya menarik bagi kita sendiri, tetapi pikirkan pula minat dan kesukaan orang lain, kesempatan bagi orang lain untuk berpartisipasi dalam pembicaraan itu juga harus dipertimbangkan.

(3) Mengingat negara kita terdiri dari ratusan suku bangsa atau ethnic group dengan bahasa-bahasa yang berbeda-beda pula, maka dalam berbicara secara berkelompok, bahasa yang digunakan juga harus menjadi perhatian pula. Gunakanlah bahasa yang dapat diterima oleh semua orang dalam kelompok itu atau gunakan bahasa nasional.
(4) Jangan membuang muka kepada lawan bicara, dan tunjukkan perhatian anda dalam kontak bicara.
Share this article :

0 Komentar :

 
Support : Creating Website | SMA N 2 Lengayang | MY Computer
Copyright © 2014. MY STUDIO - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger